Powered By Blogger

Senin, 10 Oktober 2011

Dia Lagi

saat malam mulai hening
dan mata mulai terpejam
ku lewati sebuah mimpi

dia yang dulu pernah aku cinta
kini hadir kembali
dalam balutan mimpi

apakah ini sebuah pertanda
bahwa dia akan hadir kembali


Kamis, 06 Oktober 2011

Jumat, 09 September 2011

abjad

namamu adalah abjad hidupmu
namamu adalah ciri hidupmu
namamu adalah bjad yang selalu mengutit hidupmu
kau di puji karena namamu
kau di cela karena namamu
abjd dalam hidupadalah ahl yang pasti

kata-kataku

sajakku adalah kata yang siap aku lontarkan
bagai meriampenbus nyawa pejuang
karena sajakku adalah senjataku
untuk semua nadiku
sajakku adalah hidupku

Senin, 04 Juli 2011

Bahkan Mimpi

sungguh sebuah kisah
tanpa sebuah alur hidup
tak akan menjadi sebuah kisah
hanya menjadi impian
sungguh terlarang cinta kita
bukan hanya dalam nyata

Senin, 04 April 2011

10 Musisi dengan Permintaan Paling Konyol Saat Konser

Musisi dunia seperti Mariah Carey dan Celine Dion dikenal sebagai penyanyi besar yang memiliki suara emas. Namun di balik bakat alaminya itu, keduanya juga dikenal sebagai penyanyi yang memiliki permintaan konyol saat menggelar konser.

Selain kedua diva di atas, masih banyak lagi musisi lain yang selalu meminta hal ‘nyeleneh’ dalam rider mereka. Berikut ini daftar para musisi yang membuat promotor kerepotan, seperti dilansir Popcrunch, Senin (4/4/2011).

Rabu, 23 Maret 2011

Hukum Bacaan Mad

Mad artinya memanjangkan suara suatu bacaan.

1. Mad Ashly (asal)/ Thabi’y; terjadi apabila:
1. Huruf berbaris fathah (ً ) bertemu dengan alif (ا)
2. Huruf berbaris kasrah (ٍ ) bertemu dengan ya mati (يْ)
3. Huruf berbaris dhammah (ٌ ) bertemu dengan wau mati (وْ)

2. Mad Far’y (cabang atau bagian);
1. Mad Wajib Muttashil; jika huruf mad (و ي ا) bertemu dengan huruf hamzah dalam satu kata maka wajib dibaca 2,5 alif atau 5 harakat.
2. Mad Jaiz Munfashil; jika huruf mad (و ي ا) bertemu dengan huruf hamzah di luar (lain) kata, maka boleh dibaca 1, 2, atau 3 alif.
3. Mad ‘Aridh Lissukuun; jika huruf mad bertemu dengan huruf hidup dalam satu kalimat dan dibaca waqaf (berhenti), maka dipanjangkan (1, 2, atau 3 alif) terlebih dahulu barulah kemudian dimatikan.
4. Mad Badal; jika ada huruf hamzah di awal kata dibaca 1 alif.
5. Mad ’Iwaad; jika ada fathah tain ( ً) bertemu dengan huruf alif atau ya’ mati di akhir kalimat, maka dibaca 1 alif.
6. Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi; jika ada mad thabi’y atau mad bertanda (ﺁ) bertemu dengan huruf bertasydid, maka dibaca 3 alif.
7. Mad Lazim Mukhaffaf Kalimi; jika ada mad thabi’y atau mad bertanda (ﺁ) bertemu dengan huruf mati atau sukun (ْ ), maka dibaca 3 alif.
8. Mad Lazim Harfi Musyba’; jika ada huruf ن ق ع ص di awal surah, maka dibaca 3 alif.
9. Mad Lazim Mukhaffaf Harfi; jika ada huruf ح ي ط ﻫ ر di awal surah, maka dibaca 1 alif.
10. Mad Layyin; jika huruf berbaris fathah bertemu dengan wau mati atau ya mati kemudian bertemu huruf lain yang berbaris, maka dibaca 1-3 alif.
11. Mad Shilah; jika ada huruf ha dhamir mudzakkar mufradh lilghaib terletak di antara dua huruf berbaris.
12. Mad Shilah Qashiirah; jika ”ha” tersebut bertemu huruf selain huruf hamzah, maka dibaca 1 alif.
13. Mad Shilah Thawiilah; jika ”ha” tersebut bertemu dengan huruf hamzah, maka dibaca 1-2,5 alif.
14. Mad Farq; jika mad badal bertemu dengan huruf bertasydid dan untuk membedakan anatara kalimat tanya dengan kalimat berita, maka dibaca 3 alif.
15. Mad Tamkin; jika suatu huruf berbaris kasrah bertemu dengan huruf sama yang berbaris sukun dalam satu kalimat, maka dibaca 1-3 alif.